Cara Memilih Hosting Cloud VPS Indonesia

Cara Memilih Hosting  Cloud VPS Indonesia

Penyedia hosting mana yang kudu saya memilih untuk web site saya? Bagi blogger, pemilik usaha, pengembang aplikasi dan lainnya, memilih hosting web site sulitnya setara dengan melacak pasangan.

Karena kalau dilaksanakan dengan benar, kami dapat mendapatkan kebahagiaan seumur hidup, gara-gara hosting-nya handal dan berkinerja tinggi. Mereka senantiasa siap dikontak lewat telepon, chat, atau email untuk menjawab pertanyaan kapanpun kami memerlukanya.

Namun, tergesa-gesa menjalin jalinan dengan hosting tanpa melakukan riset mampu memicu kami merasa terjebak, disesatkan, atau diperas. Memilih hosting yang keliru kerap berakhir dengan sakit kepala dan “putus hubungan” yang sukar dan mahal. Edan, ngurus web site aja bikin baper!

Nah, biar enggak baper, widehostmedia dapat memberitahukan tips-tips memilih hosting yang tepat! Di tips yang pertama ini, kami dapat membahas model server dulu ya! Cloud VPS Indonesia

Seperti pasangan, hosting pun mempunyai beraneka tipe, persyaratan yang kami bahas pertama, adalah model server. Situs web site portofolio khusus tidak perlu server khusus, lain halnya dengan toko online yang dikunjungi banyak orang, dengan traffic tinggi, tidak boleh berhemat dengan paket shared hosting termurah.

1. Tipe Shared Hosting untuk Pemula dan Menengah Cloud VPS Indonesia
Pada hosting dengan Shared Hosting, sebagian pelanggan dan web site web site berbagi server yang sama. Ibaratnya, Shared Hosting adalah pacar pertama – simple dan tidak rumit. Sebagian besar pelanggan hosting, dapat memakai Shared Hosting dahulu, sebelum saat menentukan kapan saatnya untuk bergeser ke VPS atau paket khusus untuk memenuhi keperluan yang jadi meningkat.

Namun, Shared Hosting termasuk mampu diibaratkan sebagai hidung belang. Ia mempunyai banyak kekasih lain tidak cuman kita. Karena sumber kekuatan server dibagi kepada begitu banyak website, kinerjanya dapat alami penurunan disaat web site kami dikunjungi banyak orang. Jika anda siap untuk jadi serius dan benar-benar tingkatkan traffic kamu, anda barangkali tidak puas dengan paket Shared Hosting .

Harga, support, dan ukuran penyimpanan, adalah fitur penting yang kudu dipertimbangkan pas belanja sarana Shared Hosting. Pembeda lainnya adalah penawaran eCommerce dan opsi domain gratis, dengan dengan fitur seperti iklan, web site builder, proses yang user-friendly, dan beraneka fitur lainnya.

Plus-minus Shared Hosting:

Harga terjangkau.
Mudah, dengan fitur berlimpah.
Cocok untuk pemula.
Kurang scalable.
Kurang cocok untuk keperluan web/aplikasi besar.
2. Tipe VPS Hosting untuk Mengakomodir Pertumbuhan
VPS, yang merupakan singkatan dari Virtual Private Server, adalah jalan sedang yang mengasyikkan antara kencan kasual Shared Hosting dan prinsip dari Dedicated Server. Server dibagi jadi mesin-mesin virtual, yang melakukan tindakan sebagai “Dedicated Server”. Pelanggan VPS masih berbagi server, tetapi mereka masing-masing mempunyai porsi yang jauh lebih besar dan kontrol yang lebih besar daripada mereka yang mempunyai paket Shared Hosting.

Hosting VPS kebanyakan mempunyai opsi penyimpanan dengan SSD berkecepatan tinggi, atau drive solid-state, dengan dengan sarana untuk update dan patch software. Menyesuaikan dengan kebolehan tehnis kita, kami kebanyakan mendapatkan pilihan antara cPanel gratis atau akses root lengkap. Hosting VPS kelas atas termasuk mempunyai sarana monitoring, security, dan termasuk CDN Service.

Plus-minus VPS Hosting:

Harga fleksibel menyesuaikan besaran.
Cocok untuk web site kecil ataupun besar.
Scalable, besaran keperluan ringan di-upgrade.
Dedicated IP.
Agak rumit bagi pemula.
3. Tipe Dedicated Hosting yang Fokus dan Aman
Dedicated Hosting cocok untuk anda yang menghendaki jalinan serius. Situs berkinerja tinggi perlu hosting khusus, yang mengharuskan penggunaan seluruh server untuk memberi kekuatan cuma terhadap satu web site web site atau aplikasi. Pelanggan mempunyai kontrol penuh atas “Doting Architecture”, yang artinya mereka mampu menyesuaikan proses keamanan, proses operasi, load balancers, dan banyak lagi.

Namun, pasangan yang berdedikasi tidak didapat dengan murah. Paket hosting khusus adalah yang paling mahal, mengingat perangkat keras terbaik, sarana terkelola, dan bantuan 24 jam. Namun, hosting kelas atas ada dengan sejumlah fitur mewah, termasuk migrasi dan cadangan otomatis, alamat IP khusus, dan pilihan proses operasi.

Plus-minus Dedicated Hosting:

Harga lebih mahal.
Cocok untuk web site besar.
Layanan dan keamanan terbaik.
Dedicated IP.
Dimudahkan oleh bantuan dan fitur terlengkap.
Oke, itu dia 3 Tipe Hosting web site berdasarkan servernya. Tunggu tips selanjutnya ya!

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.